Putussibau – Selasa 21 Juni 2026. Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto, S.K.M., M.A.P., menghadiri acara Pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Uncak Kapuas, Putussibau.

Kehadiran Sekretaris DISPORAPAR dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi masyarakat Dayak yang telah menjadi bagian penting dari identitas daerah. Pekan Gawai Dayak tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta mempromosikan kekayaan budaya Kapuas Hulu kepada masyarakat luas.

Pembukaan PGD Tahun 2026 berlangsung dengan meriah dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan perangkat daerah, serta masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan budaya. Berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Dayak turut memeriahkan acara pembukaan, menampilkan kekayaan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Pada kesempatan tersebut, Ade Hermanto menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia, Dewan Adat Dayak, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Pekan Gawai Dayak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Kapuas Hulu.
DISPORAPAR Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan seni, budaya, dan pariwisata sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak Tahun 2026, diharapkan semangat melestarikan budaya lokal semakin kuat dan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus, sekaligus menjadikan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kalimantan Barat.